𝙈𝙄𝙉𝙐𝙏 – Minahasa utara menyimpan potensi besar pada perikanan air tawar, ketersediaan lahan dan sumber air berkualitas yang dapat mendukung produksi nila, mas, lele dan gurame.

Namun potensi itu belum termanfaatkan optimal, hanya sebagian dari potensi lahan yang dimanfaatkan serta praktik budidaya masih didominasi metode tradisional.

Untuk menjawab kondisi ini, pemerintah kabupaten minahasa utara dalam hal ini dinas perikanan merancang program terpadu bernama ‘Telaga Duit’ Tebar Pelihara Jaga Produktivitas dan Kualitas.

Bupati Kabupaten Minahasa Utara 𝑱𝒐𝒖𝒏𝒆 𝑮𝒂𝒏𝒅𝒂 melalui Kepala Dinas Perikanan 𝑱𝒂𝒄𝒌 𝒀 𝑷𝒂𝒓𝒖𝒏𝒕𝒖 menjelaskan “yang menggabungkan pelatihan demplot percontohan, digitalisasi menajemen dan aktif pasar modern. Pembentukan tim efektif, rapat kordinasi dan penerbitan SK Tim pelaksana sebagai landasan, tata kelola projec, penyusunan draf peraturan bupati per bup, telaga duit, perumusan payung hukum dan mekanisme operasional guna menjamin keberlanjutan program, Kordinasi dengan pemerintah kecamatan, rapat koordinasi untuk memfasilitasi lokasi pelaksanaan, serta identifikasi peserta, penyaluran bantuan sarana dan prasarana perikanan, distribusi bibit unggul dan pakan bermutu, ” ujar Paruntu
(**)






