𝙈𝙄𝙉𝙐𝙏 – Penyerahan Bantuan Pemerintahan Kabupaten Minahasa Utara Bidang Perikanan, bertempat di Atrium Kantir Bupati, Senin (15/12/2025).
Bantuan tersebut diserahkan oleh Bupati 𝑱𝒐𝒖𝒏𝒆 𝑮𝒂𝒏𝒅𝒂 kepada penerima manfaat secara simbolis.
Dalam pembacaan laporan, Kepala Dinas Perikanan Minahasa Utara 𝑱𝒂𝒄𝒌 𝒀 𝑷𝒂𝒓𝒖𝒏𝒕𝒖 menyampaikan bahwa dalam rangka menyerahkan bantuan guna pemberdayaan masyarakat lebih khusus yang tergabung dalam kelompok kelompok perikanan baik pokdakan untuk pembudidayaan ikan dan KUB untuk nelayan.

”Selain itu juga bertujuan untuk meningkatkan produksi, meningkatkan pendapatan masyarakat pelaku usaha perikanan dalam mendukung ketersediaan pangan, stabilitas harga ikan serta pengendalian inflasi daerah.” ujar Paruntu
Adapun barang atau bantuan yang diserahkan diantaranya,
1). Frezer Box 300 liter sebanyak 6 Buah
dan Cool Box 200 liter sebanyak 42 Buah untuk 6 kelompok nelayan
2). Benih Ikan Nila sebanyak 40.000 Ekor dan Pakan Ikan Air Tawar sebanyak 13.472 kg untuk 9 kelompok pembudidaya.
”Nilai pagu anggaran sebesar 429.083.900,00 yang bersumber dari DPA Dinas Perikanan Kabupaten Minahasa Utara APBD P TA 2025.” jelas Kadis Perikanan Minut



Sementara, Bupati Joune Ganda dalam sambutannya menyebutkan penyerahan bantuan yang diberikan pemerintah khususnya dibidang perikanan, saya selaku bupati minut ingin menyerahkan secara langsung bantuan di kantor pemkab minut. Supaya sekali sekali masyarakat penerima bantuan boleh datang lihat situasi kantor bupati yang ada didalam.
Ia juga mengatakan bantuan yang akan diberikan sudah ada ditempat bukan hanya diberikan secara simbolis tapi barangnya tidak ada. Kepada masyarakat, saya minta tidak perlu khawatir, tidak boleh lagi ada yang bantuan ucapkan cuma ‘mulu’ tapi harus diadakan.
”Saya berharap, ini satu komitmen transparansi dari pemerintah kabupaten minahasa utara kepada masyarakat. Untuk penerima bantuan bidang perikanan ini dijaga dan dilakukan sebaik baiknya karena ini menyangkut ketahan pangan bagi masyarakat. Hukum Tua dan camat yang ikut mendampingi agar dikawal kelompok kelompok penerima bantuan tersebut.
”Agar bantuan yang diberikan pemerintah ini memberikan efek pada lingkungan sekitar, memberikan dampak pada masyarakat yang ada disekitar.” uacpnya
Bupati juga menekankan bahwa bantuan diberikan pada kelompok kelompok yang terlihat aktif. Penerima bantuan ditengah tengah masyarakat adalah orang orang yang taat pada pemerintah. Dan untuk masyarakat yang hadir saat ini menjadi mata dan telinga pemerintah.
”Semoga ini dapat meningkatkan perkembangan pertumbuhan ekonomi masyarakat yang ada di kepulauan terutama masyarakat yang saat ini menerima bantuan.Tambah Bupati Joune
Bupati Joune mengingatkan kembali agar bantuan dimanfaatkan dan memberikan dampak bagi lingkungan sekitar, bagi kelompok kelompok perikanan harus bisa memberikan dampak bagi kelompoknya dan ajak yang lainnya. Untuk hukum tua dan camat agar coba diberi identifikasi lagi
(**)






