Beranda Uncategorized ‎Rakor Penaganan Stunting Terpadu di Minahasa Utara, Kadis Stella : Pentingnya Intervensi...

‎Rakor Penaganan Stunting Terpadu di Minahasa Utara, Kadis Stella : Pentingnya Intervensi Spesifik dan Sensitif Optimalisasi Program Pemerintah

74
0

‎𝙈𝙄𝙉𝙐𝙏 – Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara melalui Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (PPKB) melaksanakan Rapat Koordinasi (Rakor) Percepatan Pencegahan Penurunan Stunting, bertempat di Kantor Camat Wori, Kamis (04/12/2025).

Kegiatan rakor resmi dibuka Kepala Dinas PPKB Minahasa Utara, 𝒅𝒓. 𝑺𝒕𝒆𝒍𝒍𝒂 𝑺𝒂𝒇𝒊𝒕𝒓𝒊, dan diikuti oleh lima kecamatan, yaitu Wori, Likupang Barat (Likbar), Likupang Timur (Liktim), Likupang Selatan (Liksel), dan Talawaan.‎

Rakor menghadirkan pemateri dari BKKBN Provinsi Sulawesi Utara, yaitu Sonny Manabung, S.Com, serta turut melibatkan jajaran Dinas PPKB Minahasa Utara dan Tim Percepatan Pencegahan Penurunan Stunting (TP3S).

‎Dikesempatan tersebut, Kadis PPKB Minut menegaskan bahwa percepatan penurunan stunting bukan hanya tanggung jawab satu instansi, tetapi membutuhkan kolaborasi seluruh elemen pemerintah dan masyarakat.

‎“Penanganan stunting harus dilakukan secara terpadu. Rakor ini menjadi momentum untuk menyelaraskan langkah dan memastikan setiap kecamatan memiliki strategi yang tepat dan terukur.” ujar Safitri

‎Ia juga berharap dengan kerja sama lintas sektor, angka stunting di Minahasa Utara terus menurun secara signifikan.

‎”Pentingnya intervensi spesifik dan sensitif, termasuk penguatan edukasi bagi keluarga berisiko, peningkatan layanan kesehatan, serta optimalisasi program pemerintah yang telah berjalan.” ucap dr Stella yang juga mantan kadis kesehatan minut

‎Turut diikuti sejumlah camat juga hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya Camat Likbar 𝑴𝒂𝒊𝒌𝒆𝒍 𝑷𝒂𝒓𝒆𝒏𝒈𝒌𝒖𝒂𝒏, Camat Wori 𝑶𝒌𝒕𝒂𝒗𝒊𝒂𝒏𝒖𝒔 𝑴𝒂𝒚𝒖𝒏𝒕𝒖, Camat Liktim 𝑫𝒆𝒃𝒍𝒚 𝑾𝒂𝒉𝒊𝒖 dan Camat Talawaan 𝑨𝒍𝒆𝒙𝒂𝒏𝒅𝒆𝒓 𝑾𝒂𝒓𝒃𝒖𝒏𝒈, Kepala Puskesmas Wori 𝒅𝒓 𝑬𝒍𝒕𝒊𝒆𝒏 𝑾𝒐𝒘𝒐𝒓, Kepala Puskesmas Tinongko 𝒅𝒓 𝑯𝒂𝒓𝒓𝒐𝒍𝒅 𝑺𝒆𝒑𝒂𝒏𝒈 serta seluruh Hukum Tua dari lima kecamatan turut mengikuti rakor ini sebagai bagian dari penguatan koordinasi lintas sektor.

‎‎(**)

Artikulli paraprakGelar Posyandu Pastikan Gizi Ibu dan Anak Tercukupi, Wanua Kaima Kolaborasi Bersama Puskesmas Kauditan
Artikulli tjetërSosialisasi Kepatuhan Wajib Pajak Daerah PBJT, Kaban Christian : Pemkab Minut Gandeng Kejari Berikan Pemahaman Komprehensif Perpajakan

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini